Monday, May 31, 2010

Allah Mengajarkan Cinta


Cinta adalah salah satu pesan agung yang Allah sampaikan kepada umat manusia sejak awal penciptaan makhluk-Nya. Dalam salah satu hadis yang diterima dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ''Ketika Allah mencipta makhluk-makhluk-Nya di atas Arsy, Dia menulis satu kalimat dalam kitab-Nya, 'Sesungguhnya cinta kasihku mengalah-kan amarahku'.''(HR Muslim). Atau dalam versi yang lain, ''Sesungguhnya cinta kasihku mendahului amarahku.'' (HR Muslim).

Dalam kehidupan manusia, cinta sering direfleksikan dalam bentuk dan tujuannya yang beragam. Ada dua bentuk cinta. Pertama, cinta karena Allah. Kedua, cinta karena manusia. Seseorang yang mencintai orang lain karena Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan mengarahkan cinta itu sebagai media efektif untuk saling memperbarui dan saling introspeksi diri, sudah sejauh mana pengabdian kita kepada Allah. Cinta model ini akan berujung pada kepatuhan total dan ketundukan tulus, bahwa apa yang dilakukannya adalah semata-mata karena pembuktian cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya.

Seseorang yang mencintai orang lain karena manusia, akan banyak menimbulkan persoalan serius. Cinta ini sifatnya singkat, karena cinta model ini biasanya muncul karena dorongan material dan hawa nafsu. Dua hal yang sering membuat manusia lalai dalam kenikmatan duniawi.

Rabi'ah al-Adawiyah, seorang tokoh sufi terkemuka, suatu ketika pernah berlari-lari di jalan sambil membawa seember air dan api. Ketika ditanya oleh seseorang tentang apa yang sedang dilakukannya, Rabi'ah tegas menjawab bahwa ia membawa air untuk menyiram api neraka, dan membawa api untuk membakar surga. Rabi'ah memberikan alasan, bahwa hanya karena niat ibadah untuk memperoleh surga dan terhindar dari api neraka inilah, kebanyakan manusia melupakan tujuan hakiki ibadahnya. Padahal, ibadah bukanlah bertujuan untuk memperoleh surga atau menghindari neraka. Ibadah merupakan bentuk cinta tulus ikhlas kepada Allah semata.

Pergaulan hidup juga mesti dilandasi cinta. Dengan itu, kehidupan akan berjalan harmonis dan langgeng. Cinta yang diajarkan Allah SWT adalah cinta yang berujung pada keabadian, karena Allah sendiri adalah Zat yang abadi dan tak pernah rusak. Maka, keabadian, keharmonisan, dan kesejahteraan umat manusia akan tercapai jika cinta yang ada pada diri manusia ditujukan semata-mata karena Allah. Allah SWT sendiri yang mengingatkan manusia, bahwa Dia tidak akan pernah mendahulukan amarah-Nya. Cinta Allah yang menyebar di alam semesta inilah yang menjadi bukti bahwa keharmonisan itu benar-benar terjadi.

Seseorang yang tidak melakukan cinta model yang Allah SWT ajarkan tidak akan berhasil mendapatkan cinta Allah. Dalam salah satu hadisnya, Rasulullah SAW bersabda, ''Siapa yang tidak mencintai manusia, maka ia tidak akan Allah cintai.'' (HR Al-Bukhari). Model cinta yang Allah ajarkan adalah cinta tertinggi, kerena selain berakibat pada kebahagiaan abadi di akhirat, imbasnya bagi kehidupan dunia pun akan terasa. Wallahu a'lam.

Sabar Itu Indah


Alquran surat Yusuf berisi kisah menarik. Tak hanya sebatas kisah suka-duka kehidupan Nabi Yusuf, tapi juga sekaligus menggambarkan kesabaran ayahandanya, Nabi Ya'qub. Bermula dari hidup damai bersama istri dan 12 anaknya, Ya'qub mendapat informasi melalui ta'wil mimpi Yusuf, bahwa anak bungsunya itu bakal menjadi panutan keluarga. Ya'qub merasa gembira, namun ia berusaha mengendalikan emosinya dengan melarang Yusuf memberi tahu semua saudaranya.

Ya'qub khawatir berita gembira itu bakal membuat iri anak-anaknya yang lain. Itu sebabnya Ya'qub merasa berat hati melepas Yusuf yang diminta saudara-saudaranya untuk ikut bersama mereka jalan-jalan ke luar kota. Ketika 10 orang anaknya memberitakan Yusuf dimakan serigala sambil memperagakan baju Yusuf yang berlumuran darah palsu, Ya'qub amat sedih. Ia sudah mulai tua dan tidak berdaya mengungkap kejadian sebenarnya. Kata Ya'qub kepada anak-anaknya, ''Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan.'' (Yusuf: 18).

Puluhan tahun Ya'qub berduka cita karena kehilangan Yusuf. Ia terus menangis hingga matanya menjadi buta. Tapi, emosi tetap terkendali. Semua anaknya tidak ada yang dibenci, tidak ada yang disakiti fisik maupun jiwanya, dan tidak ada yang dikucilkan atau disingkirkan. Rasa sedih kehilangan Yusuf belum berakhir. Ya'qub harus melepas Benyamin yang seibu dengan Yusuf bersama saudara-saudaranya untuk mendapatkan bahan makanan di Mesir. Dan, anak-anaknya pun melaporkan bahwa Benyamin ditahan pembesar Mesir karena tuduhan mencuri takaran emas milik kerajaan. Kembali Ya'qub berkata seperti sewaktu kehilangan Yusuf. (Yusuf: 83).
Pernyataan Ya'qub menunjukkan ia tetap sabar dan dapat mengendalikan emosinya serta senantiasa mengharap pertolongan Allah SWT. Alhasil, ketika 10 orang anaknya ke Mesir lagi untuk ketiga kalinya buat mendapatkan bahan makanan, mereka menemui Yusuf yang ternyata sudah menjadi pembesar Mesir. Yusuf yang melayani mereka dalam mendapatkan bahan makanan di sana, dan Yusuf pula yang melakukan sandiwara dengan menahan Benyamin sebagai langkah awal untuk mereka saling mengenal dan berkumpul kembali.

Itulah sebuah pelajaran kesabaran. Kesabaran kadangkala membutuhkan waktu yang cukup panjang dan tidak cukup dengan satu kali cobaan, sehingga kesabaran itu semakin terbukti dan teruji. Maka, orang yang sabar tidak mengeluh karena panjangnya waktu yang dilalui. Dia juga tidak muak karena cobaan yang datang tindih-bertindih. Kesabaran seperti itu pula yang harus ada pada setiap mukmin. Sabar dalam pengertian mampu mengendalikan emosi sehingga tidak sampai bertingkah aneh dan melampuai batas. Sabar menghadapi persoalan hidup betapa pun beratnya. Firman Allah SWT: ''Hai orang beriman, minta tolonglah kamu dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.'' (Al Baqarah: 153).

Thursday, May 27, 2010

Kata-kata bijak

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi

Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri

Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar menyeasali diri

Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri

Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belaj ar menghargai

Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baik perlakuan, ia belajar keadilan

Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belaj ar menaruh kepercayaan

Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan

Tuesday, May 25, 2010

KISAH BERPISAHNYA ROH DARI JASAD


Dalam sebuah hadith daripada Aisyah r.a katanya, "Aku sedang duduk bersila di dalam rumah.
Tiba-tiba Rasulullah S.A.W datang dan masuk sambil memberi salam kepadaku. Aku segera bangun
kerana menghormati dan memuliakannya sebagaimana kebiasaanku di waktu baginda masuk ke dalam rumah.

Nabi S.A.W bersabda, "Duduklah di tempat duduk, tidak usahlah berdiri, wahai Ummul Mukminin."

Maka Rasulullah S.A.W duduk sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku, lalu baginda berbaring dan
tertidur.

Maka aku hilangkan uban pada janggutnya, dan aku dapat 19 rambut yang sudah putih. Maka terfikirlah
dalam hatiku dan aku berkata,
"Sesungguhnya baginda akan meninggalkan dunia ini sebelum aku sehingga tetaplah satu umat yang
ditinggalkan olehnya nabinya."

Maka aku menangis sehingga mengalir air mataku jatuh menitis pada wajah baginda.

Baginda terbangun dari tidurnya seraya bertanya,
"Apakah sebabnya sehingga engkau menangis wahai Ummul Mukminin?"

Masa aku ceritakan kisah tadi kepadanya, lalu Rasulullah S.A.W bertanya,
"Keadaan bagaimanakah yang hebat bagi mayat?" Kataku, "Tunjukkan wahai Rasulullah!"

Rasulullah S.A.W berkata, "Engkaulah katakan!," Jawab Aisyah r.a :
"Tidak ada keadaan lebih hebat bagi mayat ketika keluarnya mayat dari rumahnya di mana anak-anaknya
sama-sama bersedih hati di belakangnya.

Mereka sama-sama berkata, "Aduhai ayah, aduhai ibu! Ayahnya pula mengatakan: "Aduhai anak!"

Rasulullah S.A.W bertanya lagi: "Itu juga termasuk hebat. Maka, manakah lagi yang lebih hebat daripada
itu?" Jawab Aisyah r.a : "Tidak ada hal yang lebih hebat daripada mayat ketika ia diletakkan ke dalam
liang lahad dan ditimbuni tanah ke atasnya. Kaum kerabat semuanya kembali.
Begitu pula dengan anak-anak dan para kekasihnya semuanya kembali, mereka menyerahkan kepada
Allah berserta dengan segala amal perbuatannya."

Rasulullah S.A.W bertanya lagi, "Adakah lagi yang lebih hebat daripada itu?" Jawab Aisyah,
"Hanya Allah dan Rasul-Nya sahaja yang lebih tahu."


Maka bersabda Rasulullah S.A.W : "Wahai Aisyah, sesungguhnya sehebat-hebat keadaan mayat ialah
ketika orang yang memandikan masuk ke rumahnya untuk emmandikannya.

Maka keluarlah cincin di masa remaja dari jari-jarinya dan ia melepaskan pakaian pengantin dari
badannya. Bagi para pemimpin dan fuqaha, sama melepaskan serban dari kepalanya untuk dimandikan.

Di kala itu rohnya memanggil, ketika ia melihat mayat dalam keadaan telanjang dengan suara yang
seluruh makhluk mendengar kecuali jin dan manusia yang tidak mendengar.
Maka berkata roh, "Wahai orang yang memandikan, aku minta kepadamu kerana Allah, lepaskanlah
pakaianku dengan perlahan-lahan sebab di saat ini aku berehat dari kesakitan sakaratul maut."
Dan apabila air disiram maka akan berkata mayat, "Wahai orang yang memandikan akan roh Allah,
janganlah engkau menyiram air dalam keadaan yang panas dan janganlah pula dalam keadaan sejuk kerana
tubuhku terbakar dari sebab lepasnya roh," Dan jika merea memandikan,

maka berkata roh: "Demi Allah, wahai orang yang memandikan, janganlah engkau gosok tubuhku dengan
kuat sebab tubuhku luka-luka dengan keluarnya roh."


Apabila telah selesai dari dimandikan dan diletakkan pada kafan serta tempat kedua telapaknya sudah
diikat, maka mayat memanggil, "Wahai orang yang memandikanku, janganlah engkau kuat-kuatkan dalam
mengafani kepalaku sehingga aku dapat melihat wajah anak-anakku dan kaum keluargaku sebab ini
adalah penglihatan terakhirku pada mereka. Adapun pada hari ini aku dipisahkan dari mereka dan aku
tidakakan dapat berjumpa lagi sehingga hari kiamat."


Apabila mayat dikeluarkan dari rumah, maka mayat akan menyeru, "Demi Allah, wahai jemaahku, aku telah
meninggalkan isteriku menjadi janda, maka janganlah kamu menyakitinya. Anak-anakku telah menjadi
yatim, janganlah menyakiti mereka. Sesungguhnya pada hari ini aku akan dikeluarkan dari rumahku dan
meninggalkan segala yang kucintai dan aku tidak lagi akan kembali untuk selama-lamanya."

Apabila mayat diletakkan ke dalam keranda, maka berkata lagi mayat, "Demi Allah, wahai jemaahku,
janganlah kamu percepatkan aku sehingga aku mendengar suara ahliku, anak-anakku dan kaum keluargaku.
Sesungguhnya hari ini ialah hari perpisahanku dengan mereka sehingga hari kiamat."


Diantara Keajaiban perintah Sujud Terhadap Tubuh

Diantara Keajaiban perintah Sujud Terhadap Tubuh

Apabila anda sedang mengalami stress, atau tensi anda naik, atau pusing yang berkepanjangan, atau mengalami nervous (salah satu jenis penyakit penyimpangan perilaku berupa uring-uringan, gelisah, takut, dll). Jika anda takut terkena tumor, maka sujud adalah solusinya.... Dengan sujud akan terlepas segala penyakit nervous dan penyakit kejiwaan lainnya. Inilah salah satu hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Muhammad Dhiyaa'uddin Hamid, dosen jurusan biologi dan ketua departemen radiasi makanan di lembaga penelitian teknologi radiasi.

Sudah lumrah bahwasannya manusia apabila mengalami kelebihan dosis dalam radiasi, dan hidup di lingkungan tegangan listrik atau medan magnet, maka hal itu akan berdampak kepada badannya, akan bertambah kandungan elektrik di dalam tubuhnya. Oleh karena itu, Dr. Dhiyaa' mengatakan bahwa sesungguhnya sujud bisa menghilangkan zat-zat atau pun hal-hal yang menyebabkan sakit.

Pembahasan Seputar Organ Tubuh
Dia adalah salah satu organ tubuh... dan dia membantu manusia dalam merasakan lingkungan sekitar, dan berinteraksi dengan dirinya, dan itulah tambahan dalam daerah listrik dan medan magnet yang dihasilkan oleh tubuh menyebabkan gangguandan merusak fungsi organ tubuh sehingga akhirnya mengalami penyakit modern yang disebut dengan "perasaan sumpeg", kejang-kejang otot, radang tenggorokan, mudah capek/lelah, stress ... sampai sering lupa, migrant, dan masalah menjadi semakin parah apabila tanpa ada usaha untuk menghindari penyebab semua ini, yaitu menjauhkan tubuh kita dari segala peralatan dan tempat-tempat yang demikian.
Solusinya ???

Harus dengan mengikuti sesuatu yang diridhai untuk mengeliminir hal itu semua, ... yaitu dengan bersujud kepada Satu-satunya Dzat yang Maha Esa sebagaimana kita sudah diperintah untuk hal itu, dimana sujud itu dimulai dengan menempelkan dahi ke bumi (lantai). Maka di dalam sujud akan mengalir ion-ion positif yang ada di dalam tubuh ke bumi (sebagai tempat ion-ion negatif). dan seterusnya sempurnalah aktivitas penetralisiran dampak listrik dan magnet. Lebih khusus lagi ketika sujud dengan menggunakan 7 anggota badan (dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua kaki) maka dalam posisi ini sangat memudahkan bagi kita menetralisir dampak listrik dan magnet.

Diketahui selama penelitian, agar semakin sempurna proses penetralisiran dampak itu semua, maka sujud harus menghadap ke Makkah (Masjid Ka'bah), yaitu aktivitas yang kita lakukan di dalam shalat (qiblat). Sebab Makkah adalah pusat bumi di alam semesta. Dan penelitian semakin jelas bahwa menghadap ke Makkah ketika sujud adalah tempat yang paling utama untuk menetralisir manusia dari hal-hal yang mengganggu fikirannya dan membuat rileks.
Subhanallah, ....pengetahuan yang menakjubkan.


Lengkuas Merah: Mengobati Bronkhitis, Diare, hingga Ejakulasi Dini

Lengkuas Merah: Mengobati Bronkhitis, Diare, hingga Ejakulasi Dini

Lengkuas Merah: Mengobati Bronkhitis, Diare, hingga Ejakulasi Dini
Gizi.net - Lengkuas merah (Alpinia purpurata), termasuk ke dalam famili tumbuhan Zingiberaceae. Ia mengandung suatu zat yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi ejakulasi dini dan mengobati diare serta membunuh jamur pada kulit. Tapi awas, bila takaran tak sesuai, bisa-bisa malah jadi racun.

Lengkuas merah ditemukan menyebar di seluruh dunia. Untuk tumbuh, lengkuas menyukai tanah gembur, sinar matahari banyak, sedikit lembab, tetapi tidak tergenang air. Kondisi tanah yang disukai berupa tanah liat berpasir, banyak mengandung humus. Dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1.200 meter di permukaan laut.

Untuk mengembangbiakkan tanaman ini dapat dilakukan dengan potongan rimpang yang sudah memiliki mata tunas. Selain itu dapat pula dengan memisahkan sebagian rumpun anakan. Pemeliharaannya mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan. Terutama pupuk dasar.

Yang perlu diwaspadai dari tanaman ini menurut ahli tanaman obat Dr. Setiawan Dalimartha ialah, bila rimpangnya tidak sesuai takaran yang berlaku, justru akan menjadi racun. "Jadi harus sesuai takaran dan harus kontinyu," jelasnya lagi.

Menurutnya pula, dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan, bahwa tanaman ini memiliki sifat: Anti jamur dan anti kembung.

Disebutkan, dari penelitian diketahui, dalam lengkuas merah terdapat zat-zat yang bisa merangsang semangat, mencegah ejakulasi dini, mematikan jamur, anti kejang, analgetik, anestetik, serta penekan pengendali gerak.

Khasiat dan Penggunaan
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut:

> Gangguan perut/kembung/sebah. Lengkuas merah 1 jari diiris-iris tipis, rebus dengan tiga gelas air jadi 2 gelas. Minum pagi dan sore sebelum makan, masing-masing 1 gelas.

> Panu atau jamur pada kulit. Rimpang segar 1 jari dipotong miring, ujungnya dipukul-pukul sampai gepeng seperti kuas cat. Gosokkan pada panu setiap hari hingga hilang.

>Kurap. Rimpang lengkuas 4 jari dan bawang putih 1 siung digiling halus, tambahkan 1 sendok cuka, panaskan. Oleskan pada bagian tubuh yang kurap setiap hari sampai hilang.

>Eksim. Satu jari rimpang, cuci bersih, parut, tambahkan air kapur sirih satu sendok makan, aduk jadi adonan seperti bubur. Pakai untuk menurap kulit yang terkena eksim, lalu balut. Ganti setiap dua jam sekali.

>Bercak-bercak kulit dan tahi lalat (sproeten). Dua jari rimpang digiling halus, tambahkan cuka sebanyak satu sendok makan hingga menjadi seperti bubur. Oleskan di bagian tubuh yang terdapat kelainan kulit. Lakukan hingga bercak dan tahi lalat mengempis atau hilang sama sekali.

>Demam disertai pembesaran limpa. Dua rimpang lengkuas cuci bersih kemudian diparut. Peras airnya. Ambil sebanyak satu sendok teh. Setelah ditambahkan sedikit garam dapur, minum hingga demam mereda.

> Habis bersalin (nifas). Rimpang lengkuas yang masih muda sebesar tiga jari, dicuci lalu dipotong-potong. Rebus dengan air secukupnya, minum.

> Radang telinga. Satu jari rimpang lengkuas dicuci bersih lalu diparut. Tambahkan dua sendok makan air masak, diperas lalu disaring. Airnya dipakai untuk menetesi telinga yang sakit. sehari empat kali, sebanyak dua sampai tiga tetes. Hingga radang berkurang.

> Bronkhitis. Rimpang lengkuas satu jari cuci bersih, parut. Tambahkan 1/2 cangkir air masak dan dua sendok makan madu, remas sampai rata. Peras dan saring, minum tiga kali sehari setiap hari.

> Masuk angin. Dua jari rimpang parut, campur dengan tiga sendok makan madu dan satu sendok arak, peras. Saring minum seukuran 2 sendok makan.

> Diare. Ambil 3/4 jari rimpang, parut. Tambahkan setengah cangkir air masak dan satu sendok makan madu. Peras, saring, minum. Dua kali sehari.

> Obat meningkatkan gairah seks (aprodisiak). Ambil dua rimpang lengkuas merah, dua rimpang jahe merah ditambah tiga sampai empat gram bubuk merica hitam. Rebus dengan air empat gelas, jadikan tiga gelas. Minum tiga kali sehari, masing-masing segelas setelah ditambah dua sendok makan madu.(Suharso Rahman)

Tips Sehat dan Seks Jangan remehkan jambu biji

Tips Sehat dan Seks Jangan remehkan jambu biji

Jika musim demam berdarah, pasti "popularitas" jambu biji membubung tinggi. Padahal, khasiat jambu biji bukan hanya menaikkan sel darah putih, tapi lebih dari itu. Jambu satu ini bahkan mampu meredam diabetes mellitus, maag, diare, sampai sakit kulit dan masuk angin. Hebat sekali ya?

Jambu Biji (Psidium guajava) tersebar meluas sampai ke Asia Tenggara termasuk Indonesia, sampai Asia Selatan, India dan Srilangka. Jambu biji termasuk tanaman perdu dan memiliki banyak cabang dan ranting; batang pohonnya keras. Permukaan kulit luar pohon jambu biji berwarna coklat dan licin. Apabila kulit kayu jambu biji tersebut dikelupas, akan terlihat permukaan batang kayunya basah. Bentuk daunnya umumnya bercorak bulat telur dengan ukuran yang agak besar. Bunganya kecil-kecil berwarna putih dan muncul dari balik ketiak daun. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai pada ketinggian 1200 meter diatas permukaan laut. Pada umur 2-3 tahun jambu biji sudah mulai berbuah. Bijinya banyak dan terdapat pada daging buahnya.

Jambu biji ini akrab juga dengan nama psidium guajava (Inggris/Belanda), Jambu klutuk, Bayawas, tetokal, Tokal (Jawa); Jambu klutuk, Jambu Batu (Sunda), Jambu bender (Madura).
Komposisi: Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin, sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (100 gr) - Kalori 49 kal - Vitamin A 25 SI - Vitamin B1 0,02 mg - Vitamin C 87 mg - Kalsium 14 mg - Hidrat Arang 12,2 gram - Fosfor 28 mg - Besi 1,1 mg - Protein 0,9 mg - Lemak 0,3 gram - Air 86 gram

Manfaat:
Diabetes Mellitus. Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak. Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
Maag. Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

Sakit Perut, diare dan mencret. Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
Diare pada bayi yang masih menyusui. Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya. Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

Masuk Angin. Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya. Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

Beser (sering kencing) berlebihan. Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa). Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.
Prolapsisani. Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji. Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada bayi.

Sariawan. Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji. Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

Sakit kulit. Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga jambu biji. Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.

Obat luka baru. Bahan: 3 pucuk daun jambu biji. Cara membuat: dikunyah sampai lembut. Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar tidak mengelurkan darah terus menerus.


Cegah ejakulasi dini dengan Cengkeh

Cegah ejakulasi dini dengan Cengkeh

Bunga Cengkeh selama ini dikenal oleh masyarakat luas sering digunakan sebagai campuran untuk membuat rokok. Selain itu karena rasanya pedas dan baunya yang aromatik, tak jarang bunga cengkeh digunakan ibu-ibu rumah tangga sebagai bumbu penyedap pada masakan maupun kue karena rasanya pedas dan baunya yang aromatik. Konon, bunga cengkeh bisa juga membangkitkan gairah seks serta menghindari ejakulasi dini pada kaum pria.


Bunga cengkeh berasal dari tanaman Eugenia Caryophyllata Thunb (sinonim : Syzyqium Aromaticum (L). Bunga cengkeh ditemukan oleh Merr et Perry, bunga cengkeh masuk dalam famili Myrtaceae dengan nama simplisianya, Flos Caryophylli Berbagai negara, bunga cengkeh memiliki istilah tersendiri. Jika bangsa Eropa menyebutnya dengan istilah Clove, di Cina bunga cengkeh disebut Ding Xiang. Biasanya yang digunakan adalah kuncup bunganya.
Menurut pakar kesehatan, Dr. Setiawan Dalimartha, adapun kandungan kimia dari cengkeh terdiri dari 16-20 persen minyak asiri, eugenol (70-85 persen), asetil eugenol, á, â-kariofilen, furfural, eugenin, isoegenitin, isoeugenitol dan oleonolic acid. Karena bunga cengkeh mengandung zat-zat yang sangat berkhasiat, tak mengherankan jika bunga cengkeh sering juga digunakan untuk mengobati berbagai penyakit,” ucap Dr. Setiawan.

Dr. Setiawan memberi contoh beberapa keluhan penyakit yang sembuh dengan menggunakan bunga cengkeh seperti menghilangkan rasa sakit, menghangatkan tubuh, mempermudah buang angin (karminatif), memperbaiki fungsi percernaan, melindungi saluran cerna dari infeksi parasit serta antispasmodik dan anestesia lokal. Bunga cengkeh tonik sering juga digunakan untuk ginjal serta berkhasiat stimulan untuk obat batuk.

Selain itu cengkeh dalam kasus-kasus tertentu, kata Dr. Setiawan, bisa menyebabkan kontraksi rahim Cengkeh merupakan antiseptik yang sangat kuat. “Cengkeh dapat mengurangi rasa sakit di perut seperti mulas, mual akibat diare dan parasit, mual dan muntah karena lambung dingin, cegukan, tidak nafsu makan, buang air besar tidak berbentuk serta batuk,” jelas Dr. Setiawan.
Bagi kaum pria yang mengalami disfungsi ereksi (lemah syawat) atau pun ejakulasi dini, cengkeh banyak juga dimanfaatkan kegunaan. Adapun dosis pemakaian untuk minum, setiap kali pakai 2-5 gr sehari 3-4 kali. Khusus masalah ‘keperkasaan’ Dr. Setiawan menyarankan mengkonsumsinya setiap hari, pagi dan malam hari Caranya ungkap Dr.
Setiawan, beberapa biji bunga cengkeh diseduh dengan air panas lalu diminum saat hangat-hangat kuku. “Dalam cengkeh mengandung juga zat aprosodiak yang dipercaya oleh beberapa ahli dapat meningkatkan seksualias. Kandungan eugenolnya berkhasiat untuk mencegah ejakulasi dini,” tutur Dr. Setiawan.

Selain diminum, kata Dr. Setiawan, bunga cengkeh bisa dibuat sebagai minyak atau salep yang dapat digunakan sebagai obat gosok pada perut mulas, suara serak, rematik, sakit gigi akibat gigi berlubang dan gigitan serangga pada kulit.

Jika tadi dijelaskan bagaimana penggunaan bungan cengkeh untuk mengobati berbagai penyakit, lalu bagaimana penggunaan bunga cengkeh untuk masakan? Dr. Setiawan mengungkapkan, untuk penggunaanpada masakan (culinary uses) bisa digunakan dalam berbagai cara. Bisa dalam bentuk utuh atau dalam bentuk serbuk setelah digiling halus. “Cengkeh sering dipakai untuk penyedap acar, membumbui makanan yang diawetkan, ham, memasak apel, daging cincang dan penyedap pada kue,” terang Dr. Setiawan.

Saat ini beberapa perusahaan besar mulai memproduksi secara massal bunga cengkeh dalam berbagai bentuk. Dari bentuk utuh, serbuk (jamu) dan cairan (minyak). “Minyak inilah yang sering digunakan sebagai peyedap pada makanan dan minuman terutama pada vermouth (air anggur) dan rokok. Minyaknya juga digunakan pada industri parfum dan pasta gigi,” papar Dr. Setiawan. “ Cengkeh dalam bentuk utuh digunakan pada campuran bunga rampai dan pomanders,” urainya lagi.(fer)

Kesehatan (Obat Bisul dn Keputihan)

Bayam duri, bisul dan keputihan

Bayam duri, acap dianggap sebelah mata. Di bandingkan bayam sayur biasa, meski rasanya sama, tumbuhan ini jarang disentuh. Padahal, banyak yang tidak menyadari, selain enak, tumbuhan ini penuh khasiat, menyembuhkan disentri, bisul, sampai keputihan.
Bayam duri berasal dari suku Amaranthus. Masyarakat mengenalnya dengan bermacam nama. Di Lampung, bayam duri lebih dikenal dengan nama bayam kerui. Adapula yang mengenalnya senggang cucuk (Sunda), bayam eri, bayam raja, bayam roda, bayam cikron (Jawa), Ternyak duri, ternyak lakek (Madura).

Di Bali, namanya Bayam Kikihan, Bayam siap, atau Kerug Pasih. Sedangkan di Minahasa bernama Kedawa Mawaw, karawa rap-rap, karawa in asu, korawa kawayo. Di Makasar namanya Sinau katinting, di Bugis bernama Podo Maduri. Tapi di Halmahera Utara bayam duri lebih dikenal dengan nama Maijanga atau ma hohoru, di Ternate namanya Baya, sedangkan di Loda bernama Loda. Sebagaimana tertulis dalam buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1, karya dr Setiawan Dalimartha, Trubus Agriwidya, Jakarta, 1999, tersebut bahwa dengan memanfaatkan akarnya, banyak khasiat yang bisa diambil. Misalnya untuk pengobatan bisul yang keras, wasir (hemoroid), ekzema, gusi bengkak berdarah, malancarkan pengeluaran ASI ( laktagoga ), demam, kutil, luka bakr dan di gigit ular berbisa. Seluruh tumbuhan direbus, airnya selagi hangat di gunakan untuk merendam kaki yang pegal linu, dan reumatik.

Jika anda tertarik, dan jika disentri, ambillah akar bayam duri segar sebanyak 30 g di cuci bersih lalu di potong-potong seperlunya. Tambahkan 15 g gula enau dan 2 gelas air bersih. Rebus sampai airnya tersisa ½ gelas. Setelah dingin disaring, minum sekaligus sebelum makan. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.

Jika keputihan, akar bayam duri segar sebanyak 30-60 g dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Tambahkan gula batu seukuran kelereng. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisia 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi sama banyak untuk 2 kali minum, pagi dan sore hari.
Lalu, jika sakit tenggorokan, akar bayam duri segar sebanyak 45 g dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, siap untuk diminum, pagi dan sore hari.

Atau jika ingin untuk radang saluran napas, daun bayam duri segar sebanyak ½ genggam dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan 3 sendok makan air masak dan sedikit garam. Aduk merata, lalu diperas dan disaring. Minum sekaligus. Lakukan sehari 2 kali. Atau untuk sakit gigi, akar dicuci bersih, lalu dikunyah.
Jika terlambat haid, akar bayam duri segar sebanyak 50 g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan arak merah sampai terendam, lalu ditim sampai mendidih selama 15 menit. Diminum sekaligus selagi hangat.
Atau, jika terkena TBC kelenjar, seluruh tumbuhan bayam duri (batang, daun, dan akar) sebanyak 30-60 g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 1,5 gelas air bersih dan 1,5 gelas arak putih, sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum. Pagi dan sore hari, masing-masing ½ gelas.

Untuk bisul keras, daun dan batang bayam duri segar secukupnya dicuci bersih lalu dipipis. Tambahkan madu secukupnya. Aduk merata sampai menjadi adonan kental. Gunakan untuk menutup bisul dan sekelilingnya, lalu dibalut. Sehari diganti 3 kali.

Juga bisa untuk wasir, daun dan batang bayam duri setelah dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Tambahkan air bersih sampai terendam seluruhnya. Rebus sampai mendidih selama 15 menit. Tambahkan sedikit garam , mencuci dan mengompres bagian tubuh yang ekzema.
Juga, untuk gusi bengkak berdarah, bayam duri kering secukupnya dibakar dengan alas genteng, lalu digiling menjadi bubuk. Bahan ini lalu dioleskan ke gusi yang sakit sesering mungkin, sampai sembuh.